Pemerintah Siapkan Ban...

Pemerintah Siapkan Bantuan dan Pengungsian bagi 2 RW Terdampak Kebakaran Kemayoran

Ukuran Teks:

AngkasaOnline.com, Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan titik lokasi pengungsian dan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dua Rukun Warga (RW) disebut terdampak dalam insiden yang terjadi Senin (1/6) malam tersebut.

Lokasi pengungsian sementara telah disiapkan di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran. Hal ini bertujuan agar pendataan dan koordinasi bantuan bencana kebakaran dapat berjalan lebih efektif.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menyatakan fasilitas pengungsian ini disiapkan dengan dukungan berbagai pihak. "Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas," jelas Safrizal dilansir Antara, Selasa (2/6).

Tiga tenda telah disediakan oleh Dinas Sosial DKI Jakarta di lokasi pengungsian. Sejumlah mobil logistik dari PMI hingga BPBD juga sudah tiba untuk menyalurkan bantuan.

Saat ini, pendataan warga terdampak sedang dilakukan. Berdasarkan data sementara, kebakaran ini mengenai dua RW, yakni RW 04 yang meliputi lima RT (RT 12, 13, 14, 15, dan 16) serta RW 05 yang mencakup tiga RT (RT 01, 02, dan 03).

Safrizal menjelaskan, data yang dikumpulkan juga mencakup usia sekolah. Ini untuk memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Setelah situasi kedaruratan berakhir, pemerintah akan melakukan inventarisasi bangunan. Diskusi mengenai langkah jangka panjang, termasuk kemungkinan relokasi, akan dilakukan bersama warga. "Nanti setelah semua kedaruratan ini selesai baru kita diskusikan seperti apa proses bagi warga masyarakat termasuk kemungkinan-kemungkinan kalau masyarakat ingin relokasi di tempat hunian yang lebih aman," imbuh Safrizal.

Diketahui, kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kampung Pasar Haji Ung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Insiden ini terjadi pada Senin (1/6) malam, sekitar pukul 20.55 WIB, dan diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel untuk menjinakkan api. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, memastikan sumber air di lokasi memadai.

"Alhamdulillah sumber air cukup," ujar Bayu.

Bayu juga memastikan petugas sigap menolong warga yang membutuhkan bantuan medis. Menurutnya, ada beberapa warga yang harus dilarikan ke rumah sakit.

"Memang ada beberapa warga masyarakat yang dibawa ke rumah sakit itu karena luka ringan dan sesak karena asap," kata Bayu.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan