Gempur Beirut, Israel ...

Gempur Beirut, Israel Klaim Tewaskan Tokoh Senior Hizbullah Ali Mussa Daqduq

Ukuran Teks:

AngkasaOnline.com, militer Israel mengklaim telah menewaskan tokoh senior Hizbullah, Ali Mussa Daqduq, dalam serangan rudal di Beirut selatan, Lebanon. Daqduq tewas pada Jumat (12/6) usai Israel menggempur benteng Hizbullah sebagai balasan tembakan ke wilayah mereka.

Menurut Israel, Ali Mussa Daqduq disebut terlibat dalam penculikan dan pembunuhan lima tentara Amerika Serikat di Irak pada tahun 2007. "Selama beberapa tahun terakhir, Daqduq memimpin sebagian besar perencanaan operasional Hizbullah melawan tentara IDF di sepanjang perbatasan Lebanon," kata militer Israel dilansir AFP, Senin (15/6/2026). Mereka menambahkan, "Pada tahun 2007, ia dipenjara oleh pasukan AS setelah mengatur penculikan dan pembunuhan lima tentara Amerika di Irak."

Militer Israel menyatakan Ali Mussa tewas dalam serangan yang dilancarkan pada Jumat (12/6) di selatan Sungai Litani. Diketahui, Ali Musa Daqduq pernah ditahan pasukan Amerika Serikat hingga diserahkan kepada pemerintah Irak pada Desember 2011. Ia kemudian dibebaskan oleh Irak pada tahun 2012 karena kurangnya bukti setelah dituduh merencanakan pembunuhan tentara AS di kota Karbala, Irak.

Setelah pembebasannya, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepadanya. Berdasarkan militer Israel, Daqduq memegang beberapa posisi senior di dalam Hizbullah dalam beberapa tahun terakhir, termasuk sebagai komandan unit keamanan mantan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan kepala unit infanteri kelompok tersebut.

Sementara itu, serangan ini merupakan yang terbaru diluncurkan militer Israel ke wilayah Lebanon. Rudal-rudal Israel dilaporkan telah menyerang benteng-benteng Hizbullah di Beirut selatan. Serangan ini menjadi balasan atas tembakan yang diarahkan ke wilayah Israel pada pagi tadi.

Aksi berbalas serangan ini telah menjadi yang kesekian kali di tengah kesepakatan gencatan senjata Lebanon dan Israel yang masih berlangsung. Pasukan Pertahanan Israel mengatakan mereka telah menyerang target Hizbullah di Beirut selatan sebagai tanggapan atas tembakan Hizbullah ke wilayah Israel. Gambar-gambar yang beredar menunjukkan kerusakan pada sebuah gedung apartemen di lingkungan Dahiyeh, yang merupakan benteng Hizbullah.

Badan Pertahanan Sipil Lebanon mengatakan telah menemukan tiga jenazah setelah serangan Israel menghantam di daerah Ghoebeiry, pinggiran selatan kota Beirut. Kantor Berita Nasional melaporkan 15 orang terluka dan kerusakan signifikan terjadi pada bangunan serta toko-toko di sekitarnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan