AngkasaOnline.com, Galatasaray dikabarkan akan mengajukan protes resmi ke UEFA setelah pemain mereka, Noa Lang, mengalami cedera horor jari hampir putus di Stadion Anfield pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Liverpool, Kamis (19/3) dini hari WIB. Insiden tersebut terjadi akibat jari Lang terjepit papan iklan pinggir lapangan, yang mengharuskannya menjalani operasi dan mendorong klub menuntut kompensasi.
Pemain Galatasaray, Noa Lang, mengalami cedera serius saat timnya bertandang ke markas Liverpool. Jarinya dilaporkan hampir putus setelah terjepit papan iklan di pinggir lapangan pada Kamis (19/3) dini hari WIB. Insiden ini terjadi dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions yang berakhir dengan kekalahan telak Galatasaray 0-4.
Akibat cedera tersebut, Lang harus menjalani operasi. Kondisi ini membuat Galatasaray semakin merugi setelah takluk di pertandingan krusial itu.
Menyikapi hal tersebut, klub Turki itu berencana mengajukan protes ke UEFA. Menurut laporan media Turki, Fanatik, Sekjen Galatasaray, Eray Yazgan, akan menuntut kompensasi atas insiden yang menimpa pemainnya.
Yazgan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan keluhan kepada perwakilan UEFA setelah pertandingan. "Mereka juga telah melakukan penyelidikan. UEFA akan mengevaluasi masalah ini," katanya saat diwawancara HTSpor.
Lebih lanjut, Yazgan menegaskan bahwa Galatasaray sedang berdiskusi dengan para pengacara. "Kami akan mengajukan gugatan ganti rugi kepada UEFA. Kami akan meminta agar kerugian kami terkait gaji dihapuskan," terangnya.
Sebelumnya, diketahui bahwa para ofisial Liverpool dan UEFA telah memeriksa papan iklan tempat insiden terjadi. Papan iklan tersebut memiliki celah yang disinyalir menjadi penyebab jari Noa Lang terjepit.