AngkasaOnline.com, Polres Metro Tangerang Kota (Tangkot) menyiagakan 22 pos pantau di wilayahnya. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti kejahatan jalanan, demi menjaga situasi tetap kondusif. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (16/5/2026).
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari, 22 pos pantau itu disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. "Seperti curat, curas, curanmor, tawuran, balap liar, geng motor hingga kepemilikan senjata tajam," kata Jauhari dalam keterangannya.
Operasi Cipta Kondisi ini diawali dengan apel dan arahan kepada seluruh personel pengamanan di Polsek jajaran. Selanjutnya, petugas gabungan melakukan patroli kewilayahan, patroli dialogis, serta strong point di lokasi-lokasi rawan pada jam-jam tertentu.
Sementara itu, polisi juga menyambangi pos kamling untuk berdialog dengan warga, ketua RT/RW, dan petugas keamanan perumahan. Tujuannya adalah memberikan imbauan kamtibmas. Petugas turut melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kelompok remaja atau pemuda yang dicurigai akan melakukan tindak kriminal.
Jauhari menekankan, operasi cipta kondisi ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota dilaporkan aman dan kondusif, tanpa ditemukan kejadian menonjol. "Patroli dan pos pantau akan terus kami tingkatkan, khususnya pada wilayah yang dianggap rawan gangguan keamanan," imbuh Jauhari.