Polda Metro Ungkap Pab...

Polda Metro Ungkap Pabrik Ekstasi dan Happy Water di Apartemen Jaktim

Ukuran Teks:

AngkasaOnline.com, Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap clandestine lab atau laboratorium gelap pembuatan narkotika jenis ekstasi dan ‘happy water’ di sebuah apartemen kawasan Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin (30/3) sekitar pukul 19.00 WIB, dengan mengamankan dua tersangka berinisial K (32) dan S (38) serta barang bukti narkotika dalam jumlah besar.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin Kasubdit 3 AKBP Ade Candra. Berdasarkan informasi, petugas mengamankan dua orang tersangka, K (32) dan S (38), di depan minimarket Tower G Apartemen Basura, Cipinang. Dari tangan kedua tersangka, polisi menemukan barang bukti awal berupa 10 butir ekstasi.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan ke unit kamar yang ditempati tersangka di Tower Dahlia lantai 22. Lokasi ini diduga kuat digunakan sebagai tempat produksi sekaligus penyimpanan narkotika.

Di lokasi kedua tersebut, polisi menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Rinciannya, terdapat bahan baku ekstasi siap cetak seberat 16,695 kilogram, yang diperkirakan dapat menghasilkan lebih dari 33 ribu butir ekstasi. Selain itu, ditemukan 643 butir ekstasi siap edar serta 34 bungkus ‘happy water’.

Turut diamankan berbagai bahan kimia dan peralatan produksi. Di antaranya serbuk kimia, alat cetak ekstasi, timbangan digital, blender, alat press plastik, hingga seperangkat alat laboratorium. Alat-alat ini menguatkan dugaan adanya aktivitas produksi narkotika skala rumahan atau clandestine lab.

Menurut Dir Res Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David, clandestine lab atau home industri pembuatan narkoba jenis ekstasi dan ‘happy water’ ini telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan. Diketahui, mereka telah memproduksi sekitar 2.000 butir ekstasi merk Chanel dan Mercy, serta 50 pax ‘happy water’.

Kombes David menambahkan, dari lokasi penggerebekan, polisi mengungkap adanya bahan baku siap cetak sebanyak 16,6 kilogram yang berpotensi menghasilkan 33.000 butir ekstasi. Berbagai prekursor serta alat-alat untuk pembuatan barang haram tersebut juga turut diamankan.

"Di sini dapat dilihat ada alat cetaknya kemudian ini adalah ekstasi yang sudah siap edar sebanyak 643 butir ekstasi," kata Kombes Ahmad David kepada wartawan. "Polda Metro Jaya mengamankan dua orang terduga pelaku yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polda Metro Jaya," sambungnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan