AngkasaOnline.com, Pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martinez, menegaskan keyakinannya bahwa Cristiano Ronaldo masih menjadi sosok berbahaya di lapangan jelang Piala Dunia 2026. Meski berusia 41 tahun dan sempat diragukan pengaruhnya, Martinez menilai Ronaldo tetap memiliki kekuatan besar bagi skuad.
Portugal diketahui membawa skuad mentereng untuk Piala Dunia 2026 mendatang. Namun, sorotan utama diprediksi akan tetap tertuju pada Cristiano Ronaldo. Di usia 41 tahun, penyerang Al Nassr itu memang disebut sudah melewati masa primanya.
Meskipun selalu menjaga kondisi fisiknya, tuntutan di lapangan bisa sangat berbeda. Permainan yang semakin meningkat temponya dan melibatkan aksi-reaksi cepat menimbulkan tanda tanya besar soal pengaruh Ronaldo di lapangan. Sebelumnya, pada Euro 2024 lalu, Ronaldo menjadi sorotan tajam karena tak mencetak gol sepanjang turnamen.
Nuansa yang kuat saat itu justru Ronaldo dianggap menjadi hambatan bagi tim. Hal ini karena sulit bagi pelatih untuk menepikannya mengingat nama besar yang ia sandang.
Namun, setahun berselang di putaran final UEFA Nations League, Ronaldo mampu menjawab keraguan tersebut. Ia tercatat mencetak tiga gol, masing-masing di perempatfinal, semifinal, dan final, untuk membawa Portugal meraih gelar juara.
Menjelang Piala Dunia 2026, pertanyaan apakah Ronaldo akan menjadi berkah atau beban tim kembali mencuat. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menyatakan keyakinannya bahwa sang mega bintang masih sama berbahayanya seperti sebelum-sebelumnya.
"Pengaruh Cristiano Ronaldo sebagai nomor 9, pergerakannya, pengambilan waktu dari pergerakannya, penyelesaiannya, cara dia membuka ruang, bagaimana dia bisa memengaruhi garis pertahanan lawan, itu adalah kekuatan yang sangat besar," ujar Martinez dikutip dari The Athletic.