AngkasaOnline.com, London – Federasi Sepakbola Inggris (FA) resmi menjatuhkan hukuman skorsing empat tahun kepada winger Chelsea, Mykhailo Mudryk. Sanksi ini diberikan setelah Mudryk dinyatakan positif menggunakan zat peningkat performa, meldonium.
Mudryk sebelumnya sudah absen sejak Desember 202 setelah hasil tes menunjukkan ia positif meldonium. Zat tersebut diketahui merangsang pasokan oksigen ke dalam darah. Akibat skorsing sementara itu, pemain Ukraina tersebut tidak dapat bermain maupun berlatih bersama Chelsea.
Mudryk sendiri membantah dengan sengaja memakai doping tersebut. Ia terus bekerja sama dengan klub untuk mencari penyebab positifnya hasil tes. Namun, proses penyelidikan FA terus berjalan dan hasilnya tidak menyenangkan.
Seperti dikutip Talksport, FA menjatuhkan hukuman terbaru kepada Mudryk berupa skorsing empat tahun. Artinya, Mudryk baru bisa kembali merumput pada tahun 2030 mendatang. Hal ini tentu sangat merugikan karier sang pemain.
Chelsea pun tidak bisa lagi memakai jasa Mudryk dan mulai mempertimbangkan untuk memutus kontraknya. Padahal, kontrak Mudryk baru akan habis pada 2031. Ia digaet dari Shakhtar Donetsk pada Januari 2013 dengan banderol 62 juta paun.
Akibat hukuman ini, Shakhtar Donetsk juga merugi. Mereka tidak bisa mendapat bonus-bonus sekitar 27 juta paun yang seharusnya diterima. Mudryk akan mengajukan banding lagi ke CAS (Court of Arbitration for Sport) atas hukuman final FA ini. Ia merasa tidak bersalah atas tuduhan penggunaan doping tersebut.
Sejak kali terakhir Mudryk bermain, Chelsea sudah melakukan dua pergantian manajer. Mereka adalah Enzo Maresca dan Liam Rosenior. Ia baru tampil 73 kali dengan torehan 10 gol dan 11 assist selama berseragam The Blues.