Terkait Pencemaran Lingkungan, Dewan Provinsi Gelar Sidak

1Bengkulu Angkasa Online.Com – Terkait tentang adanya dugaan pencemaran lingkungan dan sejumlah permasalahan lain terkait aktifitas pelabuhan tambang PT. Titan Wijaya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Gelar Inveksi Mendadak (Sidak) pada hari Jum at ( 5/5 2017).

Dalam sidak tersebut, dewan ini menyoroti beberapa permasalaha yang ada di PT. Titan Wijaya, antara lain rencana pembangunan konektifitas pelabuhan batubara dengan pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu.

Loading...

2“Selama ini hasil bumi kita setelah di keruk langsung di kirim ke Pulau Pagai untuk di ekspor. Ini sangat merugikan kita. Karena tidak ada pendapatan bagi daerah dari pengiriman itu,” jelas Jonaidi, SP, Ketua Komisi III, dalam pertemuannya dengan pimpinan PT. Titan Wijaya.

Selain itu mereka juga menyoroti tentang abrasi pantai yang terjadi di wilayah sekitar pelabuhan tambang batubara tersebut, serta dugaan pelanggaran garis sepadan pantai yang digunakan untuk aktifitas perusahaan. “Jadi kita ingin pastikan langsung, apakah laporan yang kami terima ini benar atau seperti apa,” tambah Jonaidi.

3Setelah mengecek langsung ke lokasi ternyata ditemukan sekitar 2 kilometer tebing di sepanjang pantai bagian barat pelabuhan itu runtuh. Berdasarkan pengakuan warga yang berdomisili di sana, pengikisan ini bahkan telah menghilangkan seluas 50 meter ke arah daratan akibat pengerukan alur yang dilakukan pelabuhan tersebut. Kemudian ditemukan pula gunung pasir setinggi 200 meter yang memakan luas kurang lebih 1 hektar di kawasan pelabuhan. Pasir ini diduga merupakan hasil pengerukan alur yang dilakukan pelabuhan itu.

 “Setelah kita cek, memang ada beberapa hal yang harus segera kita benahi. Nanti kita akan adakan rapat dulu, kita akan panggil semua dinas dan unsur terkait, akan seperti apa langkah yang kita ambil nantinya. Nanti sama-sama kita tentukan,” kata Eri Alfian, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu. (adv/***)

4 5

 

Loading...
Loading...