Razia Kebun Tebeng, Polantas Tarik Uang Damai 80.000,-

foto razia lalu Lintas Kebun tebeng, Kota Bengkkulu, Jumat (2/10). aa/angkasaonline.com
foto razia lalu Lintas Kebun tebeng, Kota Bengkkulu, Jumat (2/10). aa/angkasaonline.com

Bengkulu angkasaonline.com – Tindakan mencoreng nama baik kepolisian republik indonesia kembali terjadi kali ini berada di kota Bengkulu. Hal ini terjadi saat Satuan Polisi lalu Lintas (SATLANTAS) Polisi Resor (POLRES) kota bengkulu bergabung dengan dinas Perhubungan kota Bengkulu yang sedang menggelar razia di Kebun Tebeng, kota Bengkulu, Jumat (2/10).

Kejadian ini terungakap saat salah satu pengendara kendaraan roda dua yang melanggar tertib lalu lintas yang kendaraannya ditahan kerena tidak memiliki Surat izin Mengemudi (SIM) namun sayangnya Ia menolak untuk memberitahukan namanya kepada jurnalis angkasaonline.com. Ia menuturkan bahwa dirinya diberikan Surat Tilang yang dendanya mencapai 1.000.000 Rupiah, kemudian, pelanggar lalu lintas yang diduga mahasisiwi salah satu Perguruan Tinggi Swasta(PTS) di kota Bengkulu tersebut diminta untuk menyerahakan uang sebesar 80.000 Rupiah kepada salah satu petugas kepada Polantas yang sedang razia kendaraan di di jalan Kebun Tebeng tersebut.

Loading...

Perempuan yang tidak mau direkam wajahnya tersebut menuturkan bahwa “Pertama Polisi itu meberikan surat tilang berwarna biru, yang menurut polisi itu dendanyaa 1.000.000,- rupiah, saya bilang saya tidak punya uang karena saya cuma ‘anak kuliahan dan anak kost’ terus polisi tersebut mengganti pasal sehingga dendanya menjadi 250 ribu rupiah tapi saya tetap menolak, karena jumlah uang yang saya milik cuma ada 80.000,-rupiah. Belum juga ada kepastian saya masih tetap menunggu, berjarak kuarang lebih 30 menit, Polisi itu (Polantas yang menahan mtor tersebut. RED) datang lagi dan tetap menanyakan uang 250 ribu tersebut, saya masih tetap dengan jawaban saya sebelumnya, akhirnya polisi tersebut menyetujui dan mengambil uang sebesar 80 ribu rupiaah tanpa adanya tanda bukti tilang, motor dan STNK saya dikembalikan”

Untuk melengkapi data yang dimiliki, Jurnalis hanya merekam menggunakan kamera tersembunyi, sehingga wajah perempuan tersebut juga tidak seperti reaman yang biasa.

Tindak lanjut dari ulah polisi nakal tersebut, jurnalis angkasaonline.com belum dapat mengkonfirmasikan hal tersebut, kepada Kapolres kota Kota Bengkulu atau Pihak DIR Propam Polda Bengkulu.(aa)

Loading...
Loading...