PT MINGTHONG ELEKTRONIKA TEKNOLOGI Tak Akui Kepres Libur Nasional

vivo

Pengumuman PT PT MINGTHONG ELEKTRONIKA TEKHNOLOGI /AngkasaOnline.Com

Bengkulu AngkasaOnline.Com – Meski Presiden Presiden Republik Indonesia, Ir  Joko Widodo (Jokowi) memutuskan  bahwa 27 Juni 2018 yang merupakan hari Pilkada Serentak sebagai libur nasional, namun perushaan PT MINGTHONG ELEKTRONIKA TEKNOLOGI (yang merupakan perushaan produk seluler)  dengan produk VIVO di kota Bengkulu tdak mengakui hal tersebut, hal ini berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh perushaan tersebut pada tanggal (26/6/2018) yang ditujukan kepada seluruh karawan perushaan itu.

Untuk diketahui, tanggal 27 Juni tahun 2018 sudah menjadi  Hari Libur Nasional yang mana ditetapkan melaui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 Sebagai Hari libur nasional.  Namun dalam pengumuman perushaan tersebut, dituliskan bahwa pada hari ‘tanggal 27 Juni 2018  adalah Hari Pemilu, bukan Hari libur Nasional.’

Loading...

Penguman dari perushaan PT MINGTHONG ELEKTRONIKA TEKNOLOGI (VIVO) yang beralamatkan di Jl. Letjen Soprapto Nomor 4 kelurahan Pengantungan kecamatan Ratu Samban, kota Bengkulu – Bengkulu ini ditandatangani oleh langsung oleh HRD  (Human Resources Departement) atau dalam bahasa Indonesia disebut Divisi Sumber Daya Manusia  yang bernama Furlistin Surya Ningsih  pada tanggal 26 Juni 2018 serta cap dengan ca perushaan.

Ironisnya dalam screenshot percakapan yang berhasil diperoleh AngkasaOnline.Com, Karyawan diperushaan tersebut jika tidak mematuhi pengumuman PT MINGTHONG ELEKTRONIKA TEKNOLOGI, diminta untuk segera datang ke kantor dan mengundurkan diri.

‘Jika kalian tidak ada yang setuju dengan peraturan ini, saya tunggu di kantor sekarang sekalian membawa surat pengunduran diri kalian @mentionall,” disalin dari screenshot akun Nengsih Surya 0822 7999 9654.

Dalam reenshot percakapan tersebut, akun yang diduga HRD perushaan tersebut juga mengaku bahwa sebelum dibuatnya peraturan (penguman) tentang tanggal 27 Juni 2018 bukan Hari Libur Nasional, dirinya sudah berkoordinasi dengan Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) baik Provinsi Bengkulu maupun Kota Bengkulu.

‘Sebelum saya kasih aturan, terlebih dahulu saya minta persetujuan sama Disnaker Provinsi maupun kota. Mereka sudah mengetahui masalah ini.’ disalin dari screenshot akun Nengsih Surya 0822 7999 9654.

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan, HRD perusahaan tersebut tidak dapat dihubungi. (rm)

Loading...
Loading...