Pemprov Bengkulu Mulai Sosialisasi Perda Kawasan Tampa Rokok

Acara Sosialisasi  Kawasan Tampa Rokok/ 16-4-2018/ Repo Didian Putra/AngkasaOnline.Com
Acara Sosialisasi Kawasan Tampa Rokok/ 16-4-2018/ Repo Didian Putra/AngkasaOnline.Com

Bengkulu AngkasaOnline.Com –  Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai melaksanakan Sosialisasi Perda (peraturan daerah) Provinsi Bengkulu nomor 4 tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok  yang dibuka langsung oleh Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti,(16/4).

Sosialisasi Kawasan Tampa Rokok yang diadakan oleh Biro Hukum Pemerintah Provinsi Bengkulu ini   diadakan di salah satu hotel yang ada di kota Bengkulu  di wilayah jalan lintas Wisata Pantai Panjang Bengkulu, dengan tujuan untuk menjamin perolehan lingkungan udara yang bersih dan sehat bagi manusia khususnya di Provinsi Bengkulu.

Loading...

Selain dihadiri oleh Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti juga dihadiri kepala Biro Hukum Provinsi Brengkulu, Kabag Hukum Provinsi Bengkulu dan peserta sosialisasi dari Perangkat Daerah di Lingkungan Provinsi Bengkulu.

Dalam pidato singkatnya Nopian Andusti mengatakan, “untuk berhenti merokok ataupun hal yang lain maka kita harus mempunyai tekad yang kuat untuk itu, misalkan dalam hal ini rokok, kita harus bertekad kuat untuk tidak mengkonsumsinya, kita tanamkan dalam hati dan rokok harus kita benci, maka kita akan bisa berhenti merokok, karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kalau kita niat”. Jelasnya.

“Merokok sangat merugikan bagi kesehatan kita maupun kesehatan orang lain, kita yang menikmati rokok dan orang lain yang mendapatkan imbas dari rokok kita, mereka menghirup racun yang kita sebarkan dan perokok pasif lebih berbahaya dari perokok aktif, itu kan tidak adil, dan juga merokok ini membawa kita kepada kesengsaraan baik segi ekonomi dan kesehatan karena muka orang yang tidak merokok akan lebih cerah, dan kelihatan sekali perbedaannya, dari segi nafas juga berbeda biasanya berlari sedikit sudah ngos-ngosan sekarang setelah berhenti merokok sangat terasa sekali perubahannya, ”imbuh Nopian.

“Melalui sosialisasi ini mari agar kita menjadi narasumber-narasumber pada kesempatan acara yang lain untuk menghimbau orang-orang agar berhenti merokok atau tidak merokok di tempat-tempat umum, karena seperti di airport ada tempat untuk merokok, karena perokok ini adalah orang yang terasingkan, dan berdasarkan perda no 4 tahun 2017 akan diberikan hukuman berupa kurungan dan denda uang kepada para pelanggar”. Tandas Nopian. (rdp)

Loading...
Loading...