Pemerintah Daerah Benteng Adakan Uji Kopetensi PNS, diikuti 610 Pejabat

Bengkulu Tengah AngkasaOnline.Com – Sesuai dengan rencana, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar uji kompetensi bagi seluruh pejabat eselon III dan IV di Aula Hotel Raffles City, Kamis (17/1/2019)

kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabub) Bengkulu Tengah (Benteng) Septi Peryadi, S.TP. Wabup Benteng mengatakan uji kompetensi merupakan kegitan rutin pemerintah daerah, kegiatan tersebut bertujuan agar dapat mengetahui pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) benteng yang benar – benar mumpuni dibidangnya,”uji kompetensi yang digelar saya harap benar-benar dapat mengetahui siapa saja yang layak mendapatkan jabatan dan tugaas yang di jlankan, selain dari itu kita juga mengacu dalam UU No 11 tahun 2017,”pungkasnya.

Loading...

Sebanyak 610 orang dari 612 orang pejabat eselon III dan IV mengikuti uji kompetensi dengan menggunakan motede tes tertulis. Sedangkan 2 orang pejabat lainnya terpaksa tak mengikuti uji kompetensi dikarenakan sedang menunaikan ibadah umrah. Yakni, Patwarman (pejabat eselon III) dan Juwitawati (eselon IV).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Benteng, Apileslipi SKom MSi menjelaskan, uji kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang diamanahkan dalam Undang-undang (UU) nomor 11 tahun 2017. Tujuannya agar pengisian jabatan benar-benar diberikan kepada PNS yang memang berkompeten di bidangnya. “Ini merupakan salah satu bagian dari evaluasi PNS, layak atau tidak menduduki jabatan yang diberikan,” kata Plt. Kadis BKPSDM Benteng.

Dalam pelaksanaan uji kompetensi ini, kata Lipi, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni Corien Center Bengkulu. Dimana, setiap pejabat akan diuji dengan 102 soal dari 3 (tiga) kategori, yakni wawasan kebangsaan, pengetahuan umum serta materi lainnya. “Hasil uji kompetensi, setiap pejabat akan mendapatkan nilai yang bervariasi. Apakah itu direkomendasikan, dipertimbangkan atau tidak direkomendasikan. Jika tidak direkomendasikan, maka pejabat tersebut bisa saja mengalami penurunan jabatan atau non job,” tegas Lipi sapaan akrab kadis BKSDM.

Terpisah, Koordinator Assesor Corien Center, Tarmizi MPSi berharap agar pengisian jabatan di seluruh OPD dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kemampuan PNS.  “Pintar saja tidak cukup untuk menjadi seorang pejabat. Butuh jiwa leader atau pemimpin yang memiliki kepribadian baik,” ujarnya.(adv)

Loading...
Loading...