Pelapor Money Politik Diteror, Pilkada Benteng Rawan Konflik

Gambar Berita Pelapor Money Politik Diteror, Pilkada Benteng Rawan Konflik/ 11-02-2017/ Angkasa Online.Com
Gambar Berita Pelapor Money Politik Diteror, Pilkada Benteng Rawan Konflik/ 11-02-2017/ Angkasa Online.Com

Bengkulu Tengah Angkasa Online.Com – Masyarakat desa Pasar Pedati, kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah berinisial NR sebagai pelapor tindakan politik Uang (Money Politik) yang dilakukan oleh salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) di dekat rumahnya kepada dirinya dan keluarga, saat ini mendapat teror dan diancam (11/02).

Penasehat hukum NR,  Raden Adnan kepada Angkasa Online.Com (11/02) menuturkan bahwa memang benar adanya aksi teror dan acaman terhadap kliennya, dengan menggunakan telpon seluler.

Loading...

“Terkait dengan laporan klien saya, adanya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang juga anggota PPS melakukan Politik Uang terhadap dirinya ke Panwaslu (10/02)  diancam oleh orang yang tidak dikenal yaitu dengan menggunakan telepon seluler,” Ungkap Raden Adnan.

Dengan adanya ancaman dari orang yang tidak dikenal ini, NS yang didampingi oleh penasehat hukumnya, sudah melaporkan dan berkoordinasi tentang pengancaman ini kepada Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada Bengkulu Tengah, sedangkan penasehat hukumnya mengharapkan kepada pihak kepolisian, baik dari Polres Bengkulu Utara maupun Polda Bengkulu agar bertindak dan melakukan pengamanan kepada kliennya sebagai pelapor, apa lagi saat ini kliennya sudah mendapat ancaman.

Raden juga menegaskan bahwa kliennya “ Klien saya sudah  melapor tindakan melawan hukum dan dugaan pelanggaran pilkada, berarti sudah otomatis mendapatkan jaminan keamanan dari negara, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban.”tegas Raden

Ia juga menambahakn jika ancaman yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal kepada kliennya itu tidak segera ditindaklanjuti oleh Gakkumdu, terutama Polres Bengkulu Utara dan Polda Bengkulu beserta jajaran, hal ini akan berdampak sangat buruk terhadap keberhasilan Demokrasi Bersih dan jujur di kabupaten Bengkulu Tengah.  Bukan hanya itu, ancaman ini menurutnya adalah benih konflik, dalam Pilkada Bengkulu Tengah.

“Melihat beberapa indikator yang terjadi sebelum hari pencoblosan pada Pilkada Bengkulu Tengah ini, baik itu politik uang dan langsung adanya ancaman kepada pelapor (saksi pelapor), berarti dapat kita simpulkan bahwa Pilkada Kabupaten Bengkulu Tengah rawan konflik,”  katanya.

“ Rawan konflik, bisa saja ditekan atau diminimalisir, yaitu dengan adanya tindakan oleh pihak keamana,” tandas Raden Adnan.

Untuk Diketahui, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 Tentang : Perlindungan Saksi dan Korban BAB II tentang Perlindungan dan Hak Saksi dan KORBAN Pasal 5 angka  (1) huruf (a) dan (b)  Seorang Saksi dan Korban berhak : (a) memperoleh perlindungan atas keamanan pribadi, keluarga, dan harta bendanya, serta bebas dari Ancaman yang berkenaan dengan kesaksian yang akan, sedang, atau telah diberikannya. (b) ikut serta dalam proses memilih dan menentukan bentuk perlindungan dan dukungan keamanan.(fhw)

Bagikan Uang Dari Calon Bupati, Anggota PPS Benteng Tertangkap

Ternyata Anggota PPS Terlibat Money Politik Berstatus PNS Aktif

Loading...
Loading...