Lada Perdu Memiliki Produktivitas Lebih Tinggi Dari Lada Rambat.

Gambar Hasil Panen Lada Perdu (Lada perdu panen Setiap Bulan )

Bengkulu angkasaonline.com – Keuntungan teknis budidaya lada perdu kami sajikan di bawah ini, melalui media digital angkasaonline.com, kami berusaha memberikan pembelajaran dan meberikan pengatahuan mengenai lada perdu, sebuah tanaman pertanian yang menghasilkan rupiah tinggi dan dengan modal yang rendah, dan waktu panen juga jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan umur panen seperti karet dan sawit, serta umurnya jauh lebih panjang, di perkirakan kita (petani Red) dapat menikmati hasilnya hingga tanaman tersebut berumur 30 tahun.Baca Juga Apa Itu Lada Perdu

Dibawah ini keuntungan tekhnis dari tanaman ‘Lada perdu’.

Loading...
  1. Bibit tanaman mudah tersedia
  2. Tidak memerlukan tiang rambatan
  3. Populasi tanaman per satuan luas lahan lebih banyak
  4. Berumur genjah (mampu berproduksi setelah usia tanam 1 tahun)
  5. Pemeliharaan dan penen lebih mudah
  6. Pemanenan tidak memerlukan tangga
  7. Tidak memerlukan pemangkasan dan pengikatan sulur
  8. Dapat ditanam sebagai tanaman sela
  9. Memiliki nilai estetika jika ditanam di pekarangan atau di dalam pot
  10. Bermanfaat bagi kegiatan penelitian, misal untuk persilangan atau hibridisasi
  11. Dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan
  12. Risiko kematian tanaman akibat cekaman kekeringan relatif lebih kecil dibandingkan penanaman secara monokultur (tanpa naungan).
  13. Mampu memberikan nilai tambah yang cukup signifikan
Foto lada Perdu Menunggu Panen Setaip bulannya

Lada Perdu Menghasilkan 300 g- 500 g (umur 14 bulan- 2 4 bulan)

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Sub-balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat menunjukkan bahwa lada perdu dapat menghasilkan produksi rata-rata 300 g/pohon pada umur dua tahun, dan 500 g/pohon pada umur 3 tahun.Bac : Lada Perdu Juga Dapat Ditanam di Pot Bunga

Jika lada perdu ditanam dengan jarak tanam 1 x 2 m maka lahan seluas 1 hektar dapat ditanami sampai ±4500 pohon. Dengan jumlah tanaman sebanyak ini, jika produksi lada mencapai 900kg maka dengan harga Rp. 30.000,- /kg pemasukkan yang didapat pada dua tahun pertama adalah Rp. 27.000.000,-

Pendapatan akan meningkat pada tahun ke tiga dimana produksi dapat mencapai 2.250kg atau setara dengan pendapatan Rp. 67.500.000,-.Jika kita memiliki lahan atau dak atap rumah seluas 100m2 maka kita dapat memiliki sampai 750 polybag lada yang akan memberikan tambahan pendapatan sebesar Rp. 4.500.000,-  pada tahun ke dua dan Rp. 6.750.000,- mulai tahun ke tiga. (rm)

Loading...
Loading...