Janganlah Jalan Layang (Flayover) Di Danau Dendam Taksudah

Oleh: H Mahyudin Sobri

Saya dapat khabar angin bahwa di sepanjang Jalan yang berada di samping Danau Dendam Taksudah tersebut akan dipindah / dibuat jalan baru berupa jalan layang (flyover).

Loading...

saya coba menyampaikan beberapa masukan sbb :

1. Ide untuk mengembangkan Kawasan Danau Dendam Taksudah tersebut sangatlah bagus, saya ancungkan jempul, mudah2an ini nanti akan menjadi proyek prestisius, seperti ide membangun Pantai Panjang Bengkulu

2. Dalam pelaksanaan pembangunan, menurut hemat saya mohon dikaji betul bentuk bangunanya sehingga mempunyai dampak positif dan jangan sampai berdampak negatif dilingkungan disekitar Danau tersebut, supaya tidak menjadi penyesalan dibelakang hari.

3. Hemat saya sebaiknya jalan baru yang akan dibangun tersebut bukan berbetuk jalan layang (flyover), karena sangat berdampak negatif pada lahan – lahan yang berada di seberang danau tersebut.
Lahan tersebut menjadi mati (tidak efektif) kerena tidak ada akses langsung ke jalan baru tersebut.
Sebagai mana halnya jalan layang (flyover) Nakau – Air Sebakul, selain untuk menjaga debit air danau, juga supaya tidak ada akses langsung dari jalan ke kiri kanan jalan yang merupan hutan lindung.

4.Bila lahan di seberang danau ini tidak efektif sehingga tidak produktif untuk kegiatan bisnis, dikarenakan tidak adanya akses langsung dari jalan layang (flyover) tersebut, dikhawatirkan kawasan ini akan menjadi kotor dan kumuh dipenuhi bangunan liar, atau rumah penduduk yang kurang sepadan dengan keindahan danau.

5.Sebaiknys jalan yang akan dibangun tersebut dibuat dalam bentuk jalan biasa (landed) bukan jalan layang (flyover), sehingga ada akses langsung dari jalan baru tersebut ke lahan- lahan di sampingnya, sehingga lahan tersebut menjadi produktif untuk kegiatan bisnis
Sejalan juga dengan perubahan RTRW Kota Bengkulu yang menetapkan sepanjang Jalan Danau dari Simpang Padang Harapan sampai ke Simpang Surabaya menjadi kawasan usaha / bisnis

6. Bila ada akses lansung dari Jalan baru ke lahan – lahan disampingnya, sangat memungkinkan nanti akan dibangun disana pusat perbelanjaan, hotel, restoran, pertokoan dan lainnya,
Sehingga nantinya bisa seperti Pantai Panjang, diseberang Pusat perbelanjaan , hotel, restoran, ada laut yang indah atau mirip dengan Danau Luzern di Swiss, dari hotel dan restoran kita bisa menikmati danau yang cantik (photo suasana Danau Luzern termpir)

7.Pertimbangan lain dengan membuat jalan baru dengan cara menimbun, akan memperkuat dinding danau dari jalan yang ada sekarang ini, sehingga kekhawatiran kita takut danau jebol pada musim hujan bisa teratasi

7.Seaidai nya dengan cara menimbun ini biayanya lebih besar, sehingga kekurangan anggaran,
lebih baik pembangunannya dilakukan secara bertahap asalkan hasilnya lebih maksimal.

Demikianlah masukannya, terus terang saya sendiri belum tahu seperti apa yang akan bangun disana,
mungkin sangat lebih baik dari apa yg ada dalam pikiran saya,
saya menyampaikan ini karena saat membeli mangga dekat danau hari minggu kemaren, melihat ada yang sedang mengebor (sonding) katanya untuk persipan pembuatan jalan layang (flayover)

Terima kasih,
mahyudin shobri

 

Loading...
Loading...