Jalan Nasional Penghubung Lahat – Pagar Alam Putus Total.

AngkasaOnline.Com/Jalan LIntas Nasional Putus Totao(jo3)

Lahat AngkasaOnline.Com –  Jalan Nasional Menuju Kota Pagar Alam, kondisinya lumpuh. Lantaran jalan yang letaknya di desa Jati Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, terjadi longsor.

Akses jalur yang terputus itu, tepatnya tidak jauh dari kantor Polsek Pulau Pinang, Lahat. Amblasnya jalan lintas tengah (Jalinteng) tersebut, dikarenakan tumburan hujan yang menyirami Bumi Seganti Setungguan belakangan cukup deras serta tak beraturan.

Loading...

Mengakibatkan tanah dilokasi jalur ini, menjadi labil dan mengalami longsor dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 20 meter. Sedangkan putusnya jalan lintas ini sepanjang 20 – 30 meter.

“Amblasnya jalan ini, diperkirakan tadi malam sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Sehingga, laju kendaraan yang hendak menuju Kota Pagar Alam memutar balik arah lagi,” kata Arkan (39) warga Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, yang berhasil dibincangi wartawan Sabtu (2/2/2019).

Dijelaskan Arkan, tepatnya peristiwa longsor jalan penghubung Lahat – Pagar Alam kemungkinan disebabkan curah hujan yang turun cukup deras menyirami Kabupaten Lahat.

“Untuk kendaraan yang hendak menuju Pagar Alam, terpaksa memutar balik arah. Namun, untuk Angdes dari Kota Agung, Mulak, dan Pagun terpaksa melintas melewati Tinggi Hari, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat,” tambahnya.

Sementara, Hardi (47) seorang sopir mengaku, dengan amblasnya jalur ini, mengakibatkan dirinya harus memutar melewati jalan di Kecamatan Gumay Ulu, langsung tembus Simpang Bacang, Kota Pagar Alam.

“Ya, harus bagaimana lagi. Tidak ada jalan lain. dan, satu satunya untuk menuju Pagar Alam hanya melalui jalur aternatif lintas Gumay Ulu,” terangnya.

Dilokasi terlihat, sudah ada pihak dinas terkait diantaranya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Satlanlas Polres Lahat, Kanit Lakalantas IPTU Ambrin Prabu, anggota Sabara dari Polres Lahat, Kodim 0405 Lahat, Koramil Kota Lahat, anggota PM Lahat, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Masroni MM, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK MSi.

Sedangkan, depan Gapura desa Muara Siban telah dipasang rambu rambu pemberitahuan “Ada Jalan Longsor” yang dipasang oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat.

Lalu, sekitar pukul 08.20 WIB menyusul rombongan Bupati Lahat Cik Ujang SH dan Asisten, serta dinas PU BM dan PU CK Kabupaten Lahat.

“Segera mungkin akan kita carikan solusi jalur aternatif. agar Angdes dari Mulak, Kota Agung, dan Pagun bisa tetap mengantarkan penumpang mereka,” kata Bupati Lahat.

Menurutnya, jalur aternatif sudah ada didesa Tinggi Hari, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat. untuk mobil mobil seperti travel yang menuju Pagar Alam, Manak, dan Bengkulu bisa melintas melalui jalur tersebut, dan tembus Simpang Bacang Pagar Alam.

“Karena ini jalan milik Provinsi maka akan segera kita sampaikan dengan Pak Gubernur Sumsel. Sedangkan, Pemkab Lahat akan membuat jalur aternatif agar lokasi yang ada dapat dilalui sementara waktu,” pungkasnya. (jo3)

Loading...
Loading...