IMM : Pemerintah Daerah Provinsi Lampung Sudah Saatnya Dikritisi

Aktivis mahasiswa lampung Sedang Diskusi
Aktivis mahasiswa lampung Sedang Diskusi

LAMPUNG Angkasaonline.com- Pemerintah daerah provinsi Lampung yang dipimpin Ridho-Bactiar dinilai Oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM)   belum memberikan perubahan berarti bagi provinsi Lampung, pasalnya dari total panjang jalan provinsi 1.702,81 km, hanya 565,17 km (33,19%) dalam kondisi baik, padahal dialokasikan Rp. 900 milyar di tahun 2015 untuk pembangunan infrastruktur. Hal ini disampaikan oleh salah satu aktivis IMM Lampung Hevi (11/04) kepada jurnalis Angkasaonline.com

Hevi menungkapkan bahwa “Provinsi Lampung merupakan daerah dengan penduduk miskin sebanyak 1.142.920 jiwa (14,28%) kondisi ini masih lebih tinggi disbanding angka nasional 11,25 %. Indek Pembangunan Manusia (IPM) merupakan yang terendah di pulau sumatera yakni sebesar 72,45. Sumber : badan pusat statistic (BPS) Pengalokasian Rp. 600 milyar untuk pembangunan pendidikan dan kesehatan merupakan penganggaran yang masih jauh dari harapan, pembiaran terhadap isu bahwa Provinsi Lampung merupakan produsen utama begal di negeri ini. Membuat maindset bahwa masyarakat di Lampung kejam, sadis dan perampok”.

Loading...

Menurutnya Hal itu tentu mengganggu iklim investasi serta pengembangan provinsi Lampung terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daerah kedepanya.

 “Kami tergabung Ikatan Mahasiswa Muahmmadyah (IMM) meminta pemerintah provinsi Lampung agar segera melakukan perbaikan infrastruktur (jalan dan jembatan), menambah anggaran pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, membuka  lapangan pekerjaan agar masyarakat Lampung tidak bekerja ke daerah lain serta  Berikan jaminan bahwa Lampung itu kondusif, aman masyarakatnya ramah dan bukan sarang begal”  Hevi dengan tegas. (rm)

Loading...
Loading...