Hearing Bahas LKPj, Dewan Pertanyakan Minimnya PAD

Bengkulu Utara AngkasaOnlinen.Com – Minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bengkulu Utara dipertanyakan dalam Hearing  antara eksekutif dan legislatif yang dilaksanakan di gedung DPRD  Bengkulu Utara, (14/5/2019) dengan agenda  melanjuti pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban  (LKPj) Kepala Daerah tahun 2018 .

Anggota DPRD  Bengkulu Utara dari partai PKS, Supriyanto mempertanyakan Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara  tahun 2018  yang minim Berdasarkan data yang ada pada DPRD Bengkulu Utara. Menurut penuturannya , dari  1,1 triliun Ripiah APBD Bengkulu Utara tahun 2018 ini  hanya Rp76 miliar saja yang merupakan PAD.

Loading...

“Ini menjadi sebuah PR ( Pekerjaan Rumah . Red) bagi eksekutif, karena pembangunan daerah ini berasal dari pendapatan daerah. Untuk itu, pihak Eksekutif segera melakukan kajian serta pembenahan terhadap minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di dapat oleh Pemda pada tahun 2018 ini, “ Kata Supriyanto.

“Banyak sektor yang bisa ditingkatkan untuk meningkatkan PAD, seperti sektor pariwisata karena Bengkulu Utara banyak destinasi wisata yang belum tersentuh oleh pembangunan dan bisa menambah PAD yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Utara, Dr Haryadi mengakui bahwa SDM di lingkungan Pemda Bengkulu Utara perlu dilatih lagi agar terjadi peningkatan hingga bisa mengimplementasikannya dalam meningkatkan PAD Bengkulu Utara agar PAD daerah ini  sesuai  yang kita harapkan.

Turut hadir dalam hering ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu utara Haryadi , Dari unsur OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara , FKPD serta para tamu undangan lainnya. (tama adv)

Loading...
Loading...