Forum Santri Nasional (FSN) Provinsi Bengkulu Perangi Radikalisme

Kota Bengkulu AngakasaOnline.Com  – Dalam rangka  menidaklanjuti   data dari  berbagai lembaga negara,  masyarakat yang sudah terpapar radikalisme cukup banyak, termasuk mahasiswa dan kalangan Santri di Bengkulu, yang tertarik dengan radikalisme dan ingin mengubah ideologi Pancasila, maka santri Forum Santri Nasional  (FSN) provinsi Bengkulu menanamkan nilai-nilai kebangsaan untuk mencintai Tanah Air Republik Indonesia dan menyatakan perang terhadap Radikalimse.

Ketua Forum Santri di Prov Bengkulu, Irwansyah, S.Sos.I, menuturkan bahwa  Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu dinilai dapat sebagai penggerak dan pencetus mengenai kecintaan ideologi Pancasila dari tingkat Pondok Pesantren.

Loading...

ia juga mengucapkan bahwa dari Pondok itulah benteng strategis untuk mencegah paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Di era milenial, pemuda bukan tidak mungkin mengamalkan Pancasila, seperti melakukan kegiatan positif dan bermanfaat.

“Memahami dan mengamalkan Pancasila tidak boleh kaku, harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Yang penting, harus berbuat baik,” tuturnya.

Perlu diketahui Pancasila merupakan rel kehidupan. Sila-sila yang terkandung dalam Pancasila harus dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh paham-paham yang melanggar hukum, seperti radikalisme.

“Sumber dari segala sumber hukum adalah Pancasila, kemudian baru lahir UUD 1945. Konstitusi kita harus berlandaskan Pancasila,” ujarnya, di sela-sela Deklarasi.

Pemerintah memiliki tugas besar untuk mendorong pengamalan Pancasila kepada masyarakat mulai sejak dini. Pengamalan sila pertama dalam Pancasila saja dapat membangun negara dalam kondisi aman, tentram dan damai, sebab sila kedua hingga kelima harus berlandaskan pada sila pertama.

“Pancasila diyakini mampu menjadi benteng bagi kehidupan bangsa dari paham-paham yang tidak sesuai dengan ideologi negara,” katanya. Peran mahasiswa, pelajar dan masyarakat dalam mencegah radikalisme maupun paham-paham lainnya yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, sangat besar. Karena itu, pemerintah melalui pihak kepolisian diharapkan dapat selalu mendorong keikutsertaan masyarakat dalam keamanan dan ketertiban masyarakat. (Daffa)

Loading...
Loading...