DPRD Provinsi Bengkulu Panggil PT Sinohiydro dan PT Injatama

Foto Berita DPRD Provinsi Bengkulu Panggil PT Sinohiydro dan PT Injatama/ Angkasa Online.Com

Bengkulu Angkasa Online.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Bengkulu tepatnya Komisi III terus menyoroti persoalan beberapa perusahaan di Provinsi Bengkulu kali ini terkait royalti, profer perusahaan dan penutupan sementara PT Injatama.

Hari Senin (5/6/2017),  Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu mengundang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, PT (Perseroan Terbatas) Injatama dan Sinohidyro Corporation Limited.

Loading...

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi, SP langsung memimpin hearing, Wakil Ketua III Elfi Hamidi Maras Sudin dan dihadiri anggota-anggota komisi III.

Sebelumnya Komisi III mendapati beberapa perusahaan yang tidak layak beroperasi karena tidak mau membayar kompensasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Bengkulu hingga Rp 2 hingga 4 miliar setahun.

 “Namun pada kenyataanya hingga saat ini PT Injatama belum melunasi kewajiban tersebut, ditambah lagi dengan tunggakan-tunggakan lainya, seperti dokumen pasca tambang yang harus dilunasi senilai hampir Rp 2 miliar, yang baru dibayarkan Rp 340 juta, kemudian dokumen reklamasi senilai Rp 3 miliar lebih yang baru disetorkan Rp 516 juta,” ungkap Jonaidi.

Selain hal tersebut, masalah perizinan PT Sinohiydro, karena meskipun sudah memiliki izin prinsip dari pusat, namun perusahaan yang bergerak di bidang tenaga listrik ini juga harus memiliki izin operasi dari pemda setempat.

Komisi III menegaskan, baik PT Injatama maupun PT Sinohiydro untuk segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menuntaskan apa yang menjadi kewajiban setiap perusahaan yang mengeruk keuntungan di provinsi Bengkulu. (adv/***)

 

Loading...
Loading...