Cegah Abrasi, Gendong Adventure Bengkulu Tanaman 1000 Mangrove Rhizophora.

Bengkulu AngkasaOnline.Com – Pesisir Bengkulu dikenal sebagai Zona Merah Tsunami,dan sebagian pesisir Bengkulu Mengalami abrasi yang bisa membuat terjangan ombak tsunami dengan cepat masuk ke daratan di karenakan tidak adanya tumbuhan penghadang.

Salah satu tumbuhan yang mampu meredakan ombak tsunami tersebut adalah mangrove rhizophora yang direncanakan penanaman ny oleh organisasi pecinta alam Gendong Adventure.

Loading...

Arif Falahudin Ketua panitia kegiatan Penanaman 1000 magrove rhizophora mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 23 -24 Februari 2019 mendatang, dengan lokasi penanaman yaitu sungai hitam, “kegiatan ini kita rencanakan akan erlangsung di hari weekend mendatang, 23-24 Feb 2019 nanti dan kita sengaja memilih sungai hitam dikarenakan daerah tersebut kita nilai kurangnya mangrove rhizophora,” ujarnya, (16/2/2019).

Ketua panitia juga menambahkan, Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini rencananya akan diadakan sosialisasi dengan semua unsur, “Kami mengundang kawan-kawan penggiat dan pecinta alam untuk terlibat dalam kegiatan ini, organisasi kami juga turut mengundang Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun, Dinas pariwisata Kota Bengkulu dalam kegiatan tersebut, ¬†Alhamdulillah mendapat respon yang baik,” ungkap Udin Ketua panitia kegiatan Penanaman 1000 magrove rhizophora.

Terpisah ketua umum Gendong Adventure Fakarudin menjelaskan, bahwa kegiatan penanaman 1000 mangrove rhizophora ini memang termasuk dalam program kerja organisasi pencinta alam Gendong Adventure, “ini adalah program penanaman kita yang kedua, penanaman pertama yang kita lakukan dulu berjumlah 500 bibit dan penanaman kedua ini kita rencanakan 1000 bibit,” jelas nya.

Fakarudin juga menjelaskan, bahwa program ini murni untuk dan bentuk kegiatan sosial organisasi tanpa ada campur tangan pemerintah baik dari segi pembibitan dan perawatan akan kegiatan tersebut, “selama ini memang kita murni melakukan penanaman, karena rasa peduli kami sebagai generasi yang ingin melihat pesisir Bengkulu tercegah dari abrasi, suluruh peroses dari penyemaian dan perawatan bibit kami lakukan tanpa ada bantuan pihak manapun, murni semua kami lakukan dengan swadaya dari anggota,” Jelasnya. (atm84)

Loading...
Loading...