Kelompok Nelayan Bengkulu Tuntut Pemerintah Berikan Solusi Pengganti Trawl

Aksi Unjuk Rasa di Depan kantor Gubernur bengkulu/26-3-2018/AngkasaOnline.Com
Aksi Unjuk Rasa di Depan kantor Gubernur bengkulu/26-3-2018/AngkasaOnline.Com

Bengkulu AngkasaOnline.Com – Ratusan masa yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Pulau Baai Bengkulu mealkukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubenur Bengkulu (26/3/2018), sekira pukul 10.00 Wib, menuntut pemerintah provinsi Bengkulu memberikan solusi pasca dilaranya penggunaan trawl..

Dalam  orasi,  mereka menyampaikan bahwa semenjak Trawl tidak legalkan oleh pemerintah, mereka tidak perna melaut lagi,  sehingga mengakibatkan para nelayan Pulau Baii banyak yang menjadi pengangguran.

Loading...

“Sudah hampir tiga bulan ini , kami tidak pernah melaut dan hanya diam di rumah saja, “ Teriak salah satu orator aksi.

Setelah beberapa jam orasi, masa juga membacakan pernyataan sikap dan tuntutan kelompok nelayan Pulau Baai Bengkulu, antara lain :

“Bahwa regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah haruslah sesuai dengan makna dan tujuan bernegara yaitu, menjamin keselamatan hajat hidup orang banyak, adil, mengayomi, tidak berpihak  dan sepenuh nya untuk kesejahteraan,” Teriak pembaca tuntutan sikap.

“Permen KKP Nomor 02 tahun 2015 tentang pelanggaran pengguna Trawl adalah bentuk kebuntuan berfikir pemerintah atas permasalahan rakyat, Permen tersebut adalah penzaliman tanpa melihat dampak, sebab dan akibat nya,” Imbuhnya.

Tak hanya itu, mereka juga menyampaikan bahwa “Kami juga rakyat Bengkulu yang butuh isi perut untuk hidup, kami tidak ingin di kotak-kotak menjadi nelayan tradisional atau modern, jangan kami diadu domba, masalah kami adalah alat tangkap bukan soal tradisional atau modern. Kami semua bersaudara, jangan kami di pecah belah kan pak,” Ungkap perwakilan nelayan saat menyampaikan aksi mereka dengan suara tinggi. (dy)

Loading...
Loading...