Bangunan GOR Terbengkalai, Sekdispora Akui Belum Serah Terima

Gedung Olahraga  (Gor)  yang terletak di kelurahan Tanjung Agung kecamatan Pelabai, kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu/ Indra Gunawan/26-03-2018/AngkasaOnline.Com
Gedung Olahraga (Gor) yang terletak di kelurahan Tanjung Agung kecamatan Pelabai, kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu/ Indra Gunawan/26-03-2018/AngkasaOnline.Com

Lebong AngkasaOnline.Com –  Terkait  bangunan Gedung Olah Raga (GOR) yang berada di Kelurahan Tanjung Agung kecamatan Plabai yang disinyalir bernilai Miliaran  Rupiah tersebut, ternyata adalah bangunan tak bertuan, hal ini terungkap atas keterangan Sekretaris Dispora (Dinas Pemuda dan Olah Raga) Kabupaten Lebong ketika dikonfirmasi AngkasaOnline.Com, sedang beberapa orang warga mengatakan bahwa ada faktor kesengajaan.

Bahkan beberapa orang warga kecamatan Pelabai  Kabupaten Lebong, ketika ditemui AngkasaOnline.Com  menuding bahwa ada indikasi faktor kesengajaan dengan pembiaran terhadap gedung tersebut. Menurut mereka, indikasi Faktor kesengajaan itu dapat dilihat ketidak jelasan peruntukan gedung yang dibangun dari uang rakyat ini.

Loading...

Ketika dikonfirmasi ke Dispora kabupaten Lebong, (29/3) Sekretaris Dispora Neti Herawati  mengatakan  bahwa seputar terbengkalainya  bangunan Gedung Olah Raga yang berada dikelurahan Tanjung Agung Lebong , dia menyebut tidak mengetahui persis penyebabnya, sebab kami tidak pernah menerima surat pengolahan gedung itu.

“Silahkan saja tanya dengan bagian aset Pemda (Pemerintah Daerah.Red),” ujur Neti

GOR Di Lebong Terkesan Kurang Diperhatikan Pemerintah

Masih senada dengan Dispora, Lurah Kelurahan Tanjung Agung  Pevi Novita menuturkan bahwa  terkait bangunan yang berada di Kelurahan Tanjung Agung, “Saya tidak tahu   dinas mana  pengelolah Gedung itu, sebab saya juga baru menjabat lurah, “

Tekait ketidak tahuan dinas terkait permasalah GOR tersebut, Aktivis Sosial Provinsi Bengkulu, Haris mempertanyakan    kenapa gedung tersebut terbengkalai dan tidak diketahui sama sekali dengan dinas tersebut.

“Sebab, bisa saja terdapat kesalahan perencanaan atau anggaran yang belum terserap untuk pembangunan tesebut,  hanya saja persoalannya belum ada keterangan resmi dari pihak manapun terkait terbengkalainya  pembangunan ini.” Pungkasnya Haris.

Hingga berita ini dirilis, bagian Aset Pemerintah kabupaten Lebong belum dapat dikonfirmasi. (indra)

Loading...
Loading...